Ancaman embargo import minyak dari Iran menuju Eropa memprovokasi Iran untuk “menembakkan” ancaman penutupan Selat Hormuz. Banyak kalangan ekonomi dari negara non-Eropa yang memprediksikan akan adanya bahaya kekurangan pasokan minyak dari Timur Tengah. Amerika serikat sendiir juga sudah mempersiapkan formula alat tempur sebagai jalan membebaskan Selat Hormuz dari penutupan oleh Iran. Lebih bergaya lagi, Amerika mengatasnamakan dunia internasional dalam upayamembebaskan Selat Hormuz ini.
Prediksi tersebut memang wajar. Tetapi yang menjadi pertanyaan, apakah Selat Hormuz akan ditutup untuk pelayaran kapal minyak dari dan menuju negara non-Eropa? Tentu ini kajian yang harus dijawab jelas, karena ketergantungan dunia terhadap keterbukaan Selat Hormuz tidak tergantikan.
Korea Selatan, Jepang, China dan banyak negara non Eropa yang sudah melakukan kontrak penambahan eksport minyak ke negara-negara mereka. Inilah yang harus dijadikan highlight, bahwa penutupan Selat Hormuz bukan ancaman bagi negara-negara belahan non-Eropa dan Amerika Serikat. Bahkan pelayaran kapal minyak non-Eropa dan Amerika Serikat lebih digalakkan sebab sebagai urat nadi perekonomian Iran dan negara terkait.
Indonesia juga tidak perlu berlebihan menanggapi ancaman penutupan Selat Hormuz oleh Iran, sebab Indonesia masih bisa bertransaksi minyak dengan negara Timur Tengah dengan normal tanpa ancaman apapun dari Iran.
Sumber :
http://id.berita.yahoo.com/menkeu-waswas-soal-gejolak-embargo-minyak-iran-103400734.html;_ylt=AmslBUTS9QipTntnU3U9v3iNV8d_;_ylu=X3oDMTFyN283OWNnBG1pdANJbmZpbml0ZSBCcm93c2UgU3BsaXQEcG9zAzMEc2VjA01lZGlhSW5maW5pdGVCcm93c2VMaXN0;_ylg=X3oDMTM3NHRzYTU4BGludGwDaWQEbGFuZwNpZC1pZARwc3RhaWQDYWQ0ZmI3MGEtNjkzNC0zMjQ1LTk5MmMtYjUzMGZiM2E3ZDRmBHBzdGNhdANiaXNuaXN8ZWtvbm9taQRwdANzdG9yeXBhZ2UEdGVzdAM-;_ylv=3
id.berita.yahoo.com/embargo-minyak-iran-selat-hormus-ditutup-produksi-bbm-075200178.html
