Menguak Rencana Amerika menutup jaringan internet di seluruh dunia

Saat SOPA dan PIPA diberlakukan, dan ternyata “pembajakan” juga tidak berhenti di dunia maya, maka langkah satu-satunya adalah dengan menutup layanan internet. Pilihan menutup seluruh jaringan internet di seluruh dunia merupakan pilihan jitu agar pembajakan melalui internet tidak akan terjadi lagi, selamanya.

Sebagaimana diberitakan di situs teknologi The Verge, Jumat, 20 Januari 2012 , Kim Dotcom, pendiri Megaupload, dan tiga eksekutif situs ini ditangkap oleh FBI di Auckland, Selandia Baru, atas permintaan pemerintah AS. Sebelumnya Departemen Kehakiman Amerika Serikat telah menutup situs online sharing Megaupload.

SOPA/PIPA (TEMPO)

SOPA/PIPA. (tempo)

Bencana online ini tentu saja tidak akan berhenti begitu saja. Akan banyak “tokoh-tokoh” di dunia internet yang akan mengalami nasib serupa bos Megaupload. Merespon dan upaya mencegah hal tersebut, sekelompok peretas yang tergabung dalam kelompok Anonymous kemudian melakukan sejumlah penyerangan terhadap sejumlah situs, antara lain Departemen Kehakiman AS, Asosiasi Perdagangan untuk Industri Film Amerika atau Motion Picture Association of America (MPAA), Asosiasi Industri Rekaman Amerika atau Recording Industry Association of America (RIA), dan Universal Music Group.

Banyak yang mendukung dan menolak pemberlakuan SOPA/PIPA ini.

Menilik peraturan anti-pembajakan, sebenarnya AS sudah punya undang-undang keras untuk memberantas pembajakan di dunia maya, yaitu Digital Millennium Copyrights Act (DMCA )1998. Tetapi, ternyata pembajakan tak bisa dihentikan. Ini membuat industri konten, terutama Hollywood, terus mendesak parlemen membuat undang-undang yang lebih keras lagi untuk memberantas pembajakan di internet.

Melihat kenyataan tersebut, maka satu-satunya jalan adalah menutup jaringan menutup internet di seluruh dunia.

Pendukung dan penentang SOPA/PIPA

Dilansir PC World, Kamis (19/1/2012), di luar pemerintahan, pihak-pihak yang mendukung SOPA-PIPA kebanyakan terdiri dari perusahaan media, seperti perusahaan label rekaman, jaringan TV, studio film, penerbit buku, produsen produk kecantikan Revlon dan perusahaan farmasi Pfizer, Enetertainment Software Association, dan Busines Software Alliance (BSA).

Penentang SOPA/PIPA adalah pendiri Craiglist, eBay, Google, Mozilla, Twitter, dan Wikipedia, Microsoft berada di antara mereka yang menandatangani surat terbuka penentangan. Penentang yang paling besar yang belum terlihat adalah tentunya pengguna internet di seluruh dunia.

Sumber :

http://www.tempo.co/read/news/2012/01/20/072378579/Peretas-Serang-Balik-Amerika-Serikat

http://www.tempo.co/read/news/2012/01/20/072378544/Mengapa-SOPA-PIPA-Tak-Bisa-Cegah-Pembajakan

http://www.tempo.co/read/news/2012/01/19/072378435/Kenapa-Mereka-Menolak-SOPA-dan-PIPA

http://techno.okezone.com/read/2012/01/19/55/559807/siapa-penentang-dan-pendukung-sopa-pipa

http://www.tempo.co/read/news/2012/01/20/116378613/SOPA-PIPA-FBI-Memburu-Petinggi-Megaupload

Kebebasan vs Hak cipta (ketika pencipta melanggar hak cipta)

SOPA/PIPA (tempo)

SOPA/PIPA (tempo)

Beberapa hari terakhir ini, penyedia laman internet di seluruh dunia digemparkan oleh adanya rancangan undang-undang made in AS bernama Stop Online Piracy Act (SOPA) dan Protect Intellectual Property (PIPA). Rancangan ini disusun oleh Dewan Senat dan Dewan Perwakilan negara AS, tetapi diberlakukan juga di luar AS. Rencana pemberlakuan SOPA/PIPA ini memancing reaksi penentangan global dari sekitar 75.000 situs, termasuk Wikipedia, Google, Facebook, dan sebagainya.
Membahas tentang pembajakan dan Hak Cipta Karya Intelektual, seperti membahas bagaimana manusia membendung tsunami di lautan. Untuk menghentikan adanya tsunami, salah satu cara maksimal adalah menghapus lautan. Tetapi apakah mungkin menghapus lautan sedangkan manusia membutuhkan lautan untuk hidup?
Suatu penciptaan bisa berlangsung dengan adanya kebebasan berekpresi, dan jika kebebasan berekspresi ini dibungkam, maka penciptaan-penciptaan akan terhambat, bahkan bisa terhenti.
Perlu disadari, bahwa batasan yang mengatur sebuah hak cipta tidak absolut dan ada beberapa yang justru melanggar hak cipta. Sebagai contoh, microsoft memiliki hak cipta atas karya software windows. Pada saat yang sama, hak cipta kepemilikan kode-kode penyusun software atas nama siapa, juga tidak jelas. Kode karakter huruf, titik, koma, garis, lingkaran yang menjadi bahan susunan software microsoft juga tidak ada yang memiliki hak ciptanya sebab termasuk dalam ranah yang bersifat universal dan tak dapat dibatasi.
Dalam judul di atas tertera “ketika pencipta melanggar hak cipta” bisa terjadi pada saat seorang menemukan sebuah ciptaan, dan ternyata pencipta bermaksud menjualnya, maka penggandaan hasil ciptaannya itu sudah melanggar hak ciptanya sendiri.  Barang apa yang disebut sebagai hak ciptanya adalah hanya berjumlah satu saja dan menjadi miliknya sendiri. Ketika masuk dalam ranah penjualan, maka mau tidak mau pemilik hak cipta melanggar aturan hak ciptanya sendiri untuk memperbanyak (copying). Kemudian, untuk menguatkan hak cipta seseorang, maka disusun peraturan bahwa yang boleh memperbanyak adalah pemilik hak ciptanya sebagai pemilik copyright.

Internet berbasis bebas kepemilikan
Internet merupakan media untuk mengalirkan berbagai informasi dan media komunikasi yang keberadaanya mutlak dan tidak dapat dihentikan. Menghentikan internet berarti mengembalikan zaman ke belakang di mana operasional kegiatan manusia akan semakin sulit dan cenderung tradisional.
Apabila kita sudah membuka internet, maka kita masuk ke suatu angkasa yang tidak akan ada ujung dan pangkalnya. Semuanya menjadi bebas dan luas tak berbatas. Orang yang mengaku-aku secara undang-undang memiliki hak cipta, akan tergilas oleh arus kemajuan teknologi informasi dan komunikasi, apabila karyanya dipublikasikan ke internet. Tetapi popularitas juga akan terhambat tanpa menggunakan internet.
Dalam kasus pembajakan di internet, maka akan semakin sulit dibatasi, sebab ranah internet masuk ke ranah universal dan tak terbatas. Oleh sebab itu, langkah yang bisa dilakukan adalah apabila suatu produk atau informasi sudah masuk ke internet, maka itu sudah masuk ke ranah “bebas kepemilikan”. Pemilik hak cipta akan sulit menghentikan penyebarannya. Apabila ada suatu hukuman diberlakukan terhadap situs tertentu, maka akan muncul mirror ataupun link baru yang dapat dibuat dalam hitungan detik, sehingga informasi tersebut masih bisa diakses oleh user.

Bagaimana melindungi hak cipta?
Sehebat apapun undang-undang melindungi karya intelektual, maka undang-undang tersebut akan menjadi tidak ada artinya jika karya intelektual seseorang dijadikan bahan publikasi dan dipopulerkan melalui internet. Bagaimana melindungi hak cipta seseorang? Cara satu-satunya untuk melindungi karya ciptaan kita adalah dengan menutupnya dari pantauan publik, artinya jika kita menemukan sesuatu, simpan saja di dalam ruangan privat, sehingga orang lain tidak mengetahuinya. Jika kita jual dan publikasikan ke orang lain, itu sudah masuk ke ranah publik yang tidak dapat dibatasi dengan undang-undang hak cipta.

Sumber :

http://indonesian.irib.ir/hidden-1/-/asset_publisher/m7UK/content/sopa-kebebasan-versus-hak-cipta?redirect=http%3A%2F%2Findonesian.irib.ir%2Fhidden-1%3Fp_p_id%3D101_INSTANCE_m7UK%26p_p_lifecycle%3D0%26p_p_state%3Dnormal%26p_p_mode%3Dview%26p_p_col_id%3Dcolumn-1%26p_p_col_count%3D2

http://www.tempo.co/read/news/2012/01/20/072378544/Mengapa-SOPA-PIPA-Tak-Bisa-Cegah-Pembajakan

www.tempo.co/read/news/2012/01/20/072378544/Mengapa-SOPA-PIPA-Tak-Bisa-Cegah-Pembajakan

http://en.wikipedia.org/wiki/Stop_Online_Piracy_Act

FORMAT DOKUMEN YANG SESUAI STANDARD NASIONAL INDONESIA UNTUK KITA

Format Dokumen masa kini dan masa depan

Format Dokumen masa kini dan masa depan

Sesuai dengan ketetapan dari Badan Standardisasi Nasional Indonesia bernomor 41/KEP/BSN/4/2011 tertanggal 4 April 2011 dengan kode SNI ISO/IEC 26300:2011, maka secara nasional Pemerintah Republik Indonesia sudah menetapkan file-file yang sesuai dengan Standard Nasional Indonesia yang sekaligus diakui juga sebagai file-file yang sesuai dengan standard internasional (sesuai dengan ISO/IEC 26300:2006)
Sebagaimana diketahui bahwa format penyimpanan data terdiri dari dua, yaitu dengan metode close (tertutup) dan open (terbuka).
Tertutup, diartikan bahwa bagaimana cara penyimpanan suatu data tidak diperbolehkan diketahui secara pasti, yang menggunakan kode biner. Sedangkan
Terbuka, maksudnya bahwa cara penyimpanan file tersebut bisa diketahui oleh pengguna dan pemilik data, dengan basis data berformat XML.
Format dokumen terbuka (ODF) ini merupakan konsep yang dikembangkan di dunia opensource, di mana “keterbukaan data” diletakkan sebagai filosofi utama oleh pencipta dan pengembangnya, serta tentu penggunanya. Tidak ada satupun titik dalam opensource yang tidak menjadi konsumsi publik sehingga bebas untuk dibuka, digandakan dan dikembangkan sesuai kebutuhan penggunanya.
Sejalan dengan itu, terima atau tidak terima, microsoft juga diharuskan untuk mengikuti standardisasi ini dan merupakan vendor software yang paling akhir mengikuti arus global ini, sehingga aplikasi Microsoft Office yang bisa membuka dan menyimpan data terbuka baru pada serial Office 2007 SP2 dan Office 2010.

Mengapa menggunakan ODF?
Banyak alasan mengapa dunia sekarang ini justru merestui penggunaan file ODF, tetapi secara umum sebagai berikut:
1. Dokumen yang menjadi dokumen publik bisa diunduh, dilihat, diubah, ataupun dicetak, sehingga pengguna bisa bebas menggunakan aplikasi apa yang bisa, dan tidak harus menggunakan software yang sama dengan pembuat data tersebut.
2. Pengguna bebas mengubah aplikasi untuk membuka file tersebut,
3. Meskipun bersifat terbuka, pembuat data bisa mengunci dokumen tersebut menggunakan password tertentu sekiranya data di dalamnya tidak merupakan konsumsi publik
4. Pengguna tidak dituntut harus membeli program baru. Jika menggunakan file bukan ODF, misalnya .DOC, maka aplikasi pembuka data tersebut bisa berbeda setiap produksi program baru. File .DOCX tidak dapat dibuka di Office 2003,  sehingga diharuskan membeli program dari Microsoft Office seri terbaru.
5. ODF lebih dekat ke Opensource, sehingga diharapkan setiap negara bisa menciptakan (minimal mengadopsi) software untuk dimodifikasi sesuai dengan kebutuhan sebuah negara.
6. Dunia industri bisa menggunakan data elektronik dengan bebas dan tanpa biaya
7. Pemerintah bisa lebih mampu menyeragamkan data-datanya terutama yang merupakan data yang bersifat publik dan terbuka bagi seluruh masyarakat Indonesia, dll.

Di bawah ini beberapa file yang sesuai standardisasi tersebut beserta program kompatibel :

Data teks (.ODT)
Program Aplikasi : AbiWord 2.4, Adobe Buzzword, Atlantis Word Processor 1.6.5, Celframe Office , eyeOS Cloud computing operating system, Google Docs, IBM Lotus Symphony, IBM Lotus Notes 8.0, JustSystems Ichitaro, KWord 1.4, LibreOffice Writer, Microsoft Word 2007 SP2, Mobile Office, Nisus Writer Pro 1.2, OpenOffice.org Writer, Butler Office Pro, NeoOffice Writer, NextOffice 9.3, StarOffice 8+ Writer, RedOffice, TextEdit, Bean 1.1.0+, TextMaker 2006, WordPerfect Office , Zoho Writer, RomanianOffice, Apple Inc.’s Quick Look, Oxygen XML Editor 9.3+ , IBM WebSphere Portal 6.0.1+ , IBM Lotus Domino 8.0+,  Microsoft Office 2010

Data Spreadsheet (.ODS)

Program Aplikasi : Celframe Office Spreadsheet 2008  , EditGrid, Gnumeric, Google Docs, IBM Lotus Symphony Spreadsheets 1.0+, IBM Lotus Notes 8.0+, JustSystems, Kspread, LibreOffice Calc, Microsoft Excel 2007 Service Pack 2.NextOffice 9.3, OpenOffice.org Calc , NeoOffice, StarOffice 8+ Calc, RedOffice, Zoho Sheet, Oxygen XML Editor 9.3+, IBM WebSphere Portal 6.0.1+

Data presentasi (.ODP)
Program Aplikasi : Celframe Office , IBM Lotus Symphony Presentations 1.0+, IBM Lotus Notes 8.0+, JustSystems 2009, KPresenter, LibreOffice Impress, Microsoft PowerPoint Office 2007 SP2, NextOffice 9.3, OpenOffice.org Impress, NeoOffice 1.2 Impress , NeoOffice 2.0 Impress, StarOffice 8 Impress, RedOffice, Zoho Show, Oxygen XML Editor 9.3+, IBM WebSphere

Data gambar (.ODG)
Program Aplikasi : Karbon14 1.5+, LibreOffice Draw, JustSystems 2008+, OpenOffice.org Draw, NeoOffice Draw, StarOffice 8 Draw, Scribus 1.2.2+, Inkscape 0.44+, IBM WebSphere Portal 6.0.1+

Data Formula (.ODF)

Program Aplikasi : KFormula 1.5+, LibreOffice Math , OpenOffice.org Math, NeoOffice 2.0 Math

Mari kita dukung CMnet (CMnet membutuhkan Uluran Tangan Donatur)

Mari kita membesarkan cybermoslem, jejaring produk Indonesia. Bersama kita bisa!

Situs yang sudah menerima serangan lebih kurang 5000 kali tembakan dari serangan peretas ini, dalam perkembangan selanjutnya, fakta membuktikan bahwa hanya beberapa hari semenjak di launching pada tanggal 1 Agustus 2010, Cybermoslem.Net, situs jejaring sosial buatan Indonesia, sudah begitu diminati dan menjamur. Terlalu seringnya “diklik”, maka kapasitas bandiwith tidak mencukupi dan pada hari kemarin (25 Agustus 2010) sempat mengalami ACCOUNT SUSPENDED. Warning tersebut muncul sebab kapasitas bandwith sudah mencapai 10 juta lebih. Artinya bahwa setelah mencapai 10 juta klik maka automatis server akan menutup situs terebut, dan pembuka situs diarahkan memasuki indexing Account Suspended itu. Kondisi tersebut mensyaratkan adanya Upgrade ke level yang lebih tinggi, dengan kapasitas bandwith lebih besar dan layak untuk melayani browsing pengguna yang melebih 10 juta..

Seperti yang tertera dalam sidebar www.cybermoslem.net mulai kemarin, pihak pengelola Cybermoslem menyampaikan bahwa pengelola CMnet membutuhkan suntikan dana minimal 50 juta untuk proses upgrade tersebut, agar situs tidak mengalami suspended dan bisa melayani kapasitas pengeklikan yang lebih besar lagi.

Faktanya,  peningkatan akun baru di luar dugaan dan bisa mencapai sekitar 4866, dalam jangka waktu 25 hari. Artinya jika dihitung sejak tanggal 1 Agustus 2010 lalu, rata-rata registering anggota baru sekitar 190-200 member per hari.

Sedari awal pengelola CMnet memberitahukan bahwa usaha pembangunan situs CMnet menggunakan dana pribadi Saudara Dolla Indra. Saudara Dolla Indra memberitahukan hal tersebut, dikarenakan niatnya yang gigih untuk mengembangkan cybermoslem menjadi situs jejaring umat Islam utama dan pertama di Indonesia, dan dunia. Situs ini memberikan peluang bagi umat Islam Indonesia bahkan muslim dunia untuk memiliki dan menggunakan secara bebas merdeka jejaring sosial sendiri yang bebas dari adanya penggunaan jejaring untuk merusak agama dan memecah belah umat Islam dunia. Intinya cybermoslem diciptakan untuk manfaat bersama umat Islam.

Melalui tulisan ini, penulis mengetuk hati saudara-saudara umat Islam khususnya di Indonesia, untuk memberikan donasi secukupnya bagi kehidupan dan nafas cybermoslem.net. Saudara Dolla Indra sudah mengeluarkan dana berpuluh juta dari kocek pribadi, tanpa adanya iklan yang tertayang dalam situs tersebut, kecuali ada satu iklan dari sebuah toko pakaian di Padang.

Demi kebaikan kita bersama, marilah kita besarkan cybermoslem, dengan memberikan donasi. Atau jika memang ada yang sedikit bisa mengusulkan, supaya diadakan semacam ikalanasi dan promosi di situs cybermoslem.net. Istilahnya, cybermoslem  membutuhkan dana 50 juta tersebut dengan kompensasi adanya iklan dan tayangan promosi untuk beebrapa bulan atau tahun.

Begitu potensialnya cybermoslem.net ini semoga hati para tokoh dan dermawan muslim bisa tergerak mengulurkan tangannya, untuk bersama-sama menjadikan cybermoslem menjadi besar dalam rangka untuk mengukuhkan silaturrohim dan persatuan umat Islam Indonesia dan juga dunia.

Jangan sampai usaha cybermoslem.net ini terlepas dari sangkarnya, dan kemudian ada pihak luar yang menembak peluang ini untuk membesarkan cybermoslem, akhirnya situs kebanggaan umat Islam ini menjadi underdog dan di bawah kendali “asing”.

Penulis memberikan “deskripsi planning” yang mungkin terjadi jika umat Islam tidak ada yang tergerak membesarkan situs cyebrmoslem.net ini :

  1. Setelah Cybermoslem yang dikelola saudara Dolla Indra ini lepas dan tidak ada pemiliknya, maka ada pihak luar Indonesia atau luar Islam yang menanamkan modalnya di Indonesia dengan membeli paket yang tadinya terbeli oleh saudara Dolla Indra
  2. Cybermoslem yang sudah memiliki nama populer tersebut, dibeli investor domestik dari kalangan bukan Moslem, sebagai asset bisnis iklan dan publikasi yang potensial. Sesuai kita sudah ketahui bersama, Cybermoslem sudah menjadi berita regional dan bahkan internasional

Kedua “opsi kecelakaan” di atas sangat besar untuk terjadi dan sangat memungkinkan, sebab walaupun pemiliknya bukan umat Islam atau bukan orang Indonesia, pengguna tidak peduli dengan keadaan itu, sebab memang ketertarikan menggunakan layanan dalam cybermoslem.net ini, yang ada bedanya dari facebook dan twitter. Apalagi dengan pengembangan-pengambangan lebih maju, cybermoslem bisa setangguh facebook.com.

Tingkat popularitasnya sudah sampai ke manca negara, dibuktikan sudah ratusan pendaftar dari Amerika Serikat, Malaysia, Hong Kong, Mesir, Kuwait dan sejumlah negara Eropa.

Semenjak di upgrade kemarin Ahad, 22 Agustus 2010, jumlah pendaftar meningkat tajam. Bahkan penulis sempat merekam  jejaknya, yaitu mulai hari Senin (satu hari setelah diupgare) tanggal 23 Agustus 2010 jumlah anggota sekitar 3700 lebih. Sekarang pada hari Kamis tanggal 26 Agustus 2010, sudah mencapai 4867 member. Dalam jangka itu, kira-kira selama 4 hari, member CMnet bertambah sebanyak lebih kurang 1100 member. Dengan fasilitas yang masih minimalis, Cybermoslem sudah membuktikan mampu mendongkrak popularitasnya dan menarik member dengan jumlah sedemikian besar. Sesuai pernyataan dalam sidebar situs tersebut, pengembangan demi pengembangan akan dilakukan dengan penambahan berbagai fasilitas seperti Forum dan Group, bahkan ada kemungkinan bisa menyamai atau melebihi fasilitas dalam facebook. Ini tentunya jika ada tokoh atau donator yang peduli dan empati tergerak membesarkan cybermoslem.net ini.

Sekedar tahu, di bawah ini penulis mengabarkan beberapa catatan :

  1. Membesarkan cybermoslem berarti kita memberi makan kepada sesama muslim dan warga Indonesia, membesarkan produk lokal dan ciptaan anak negeri sendiri, dan memutarkan uang rupiah di dalam negeri,
  2. Jika kita teguh menggunakan Facebook.com, maka kita sama saja memberi gaji dan membuat pencipta facebook.com kaya raya.
  3. Sementara kita menyaksikan dari kasus halaman Everybody Draw Mohammad dengan berbagai varian terbarunya dan banyak lagi penyelewengan dalam facebook yang menyakitkan umat Islam yang tidak digubris oleh admin facebook.com, padahal sudah benyak report dikirimkan ke admin facebook.com.
  4. Facebook diciptakan oleh Mark Zuckerberg, seorang keturunanYahudi yang memang dikenal cerdas. Ada sekitar 21 juta member dari Indonesia yang membesarkan facebook ini. Mengapa kita tidak membesarkan milik kita sendiri, dengan peningkatan pengembangan fasilitas cybermoslem.net?
  5. Pada awalnya facebook bukanlah sebesar sekarang ini. Dari informasi yang penulis himpun, facebook juga tadinya besar dari para donator dan orang-orang kaya yang tergerak untuk membesarkan facebook.com.

Sedangkan jika cybermoslem ini diselamatkan oleh donator Indoensia atau muslim, maka ada kemungkinan akan direncakanan terjadi hal berikut:

  1. Admin cybermoslem menambah fasilitas layanan dalam cybermoslem, seperti Forum, Group, dan bahkan tidak menutup kemungkinan akan ditambah berbagai fasilitas popular dan handal.
  2. Cybermoslem menjadi sarana iklan dari pengusaha muslim Indonesia dan dunia
  3. Cybermoslem memiliki member dengan jumlah terbesar nomor satu melebihi facebook.com pada kurun wakttu sekitar 5 tahun ke depan. Sekedar tahu, facebook membutuhkan waktu hampir 6 tahun untuk besar seperti sekarang ini. (ada sumber informasi menyebutkan bahwa facebook sudah mulai beroperasi pada tahun 1999 tetapi saat itu belum popular, berarti membutuhkan waktu 10 tahun lebih untuk maju seperti sekarang ini)
  4. Cybermoslem akan mampu menjadi mainstream yang diperhitungkasn di tingkat nasional dan internasional.
  5. Ada kemungkinan terbentuk manamejen khusus yang menangani cybermoslem.net

Kita berdo’a semoga ada hati umat Islam Indonesia atau luar negeri yang tergerak untuk mengembangkan cybermoslem.net ini, sehingga karya anak bangsa ini bisa hidup dan jaya, demi silaturohim dan persatuan umat Islam Indonesia dan umumnya Moslem sedunia.

Berikut ini beberapa media nasional dan luar negeri yang meliput Cybermoslem.net ini :

  1. http://www.nst.com.my/nst/articles/Muslimsocialnetworkingsitegainspopularity/Article/
  2. http://www.bernama.com/bernama/v5/newsworld.php?id=523141
  3. http://indonesianvoices.com/index.php?option=com_content&view=article&id=511:cmnet-jejaring-pertemanan-mirip-facebook-dan-twitter-pertama-indonesia&catid=42:berita-umum&Itemid=61
  4. http://id.news.yahoo.com/repu/20100824/ttc-cmnet-jejaring-sosial-karya-muslim-i-b3cfa56.html
  5. http://www.mediaindonesia.com/read/2010/08/08/163945/48/7/CMnet-Jejaring-Sosial-Muslim-yang-Kian-Eksis
  6. http://www.waspada.co.id/index.php?option=com_content&view=article&id=138179:cmnet-jejaring-sosial-muslim-indonesia&catid=20:teknologi&Itemid=32
  7. http://www.antaranews.com/berita/1282478033/cmnet-jejaring-sosial-muslim-yang-kian-eksis

Inilah contoh halaman menyesatkan di Facebook. Hal ini tidak dapat dihentikan, sebab akan ada varian baru setelah "dihapus" oleh admin facebook.

Kemudian sebagai informasi saja dan  penulis tidak bermaksud menyudutkan facebook.com, inilah halaman menyesatkan dan menyakitkan yang masih ada dalam facebook.com. Sebenarnya pihak facebook.com “sudah berupaya” menutup halaman berbau sara tersebut tetapi kemudian ternyata muncul kembali dan bahkan mungkin takkan pernah dapat dihentikan di facebook.com.

http://www.facebook.com/group.php?gid=113574638693402&ref=search#!/group.php?gid=113574638693402&v=wall&ref=search

http://www.facebook.com/group.php?gid=119113124796036&ref=search

http://www.facebook.com/group.php?gid=125072054193851&ref=search

http://www.facebook.com/group.php?gid=109516222425991&ref=search

http://www.facebook.com/group.php?gid=123049817729485&ref=search

Akhir kata, penulis bukanlah pengelola ataupun bagian dari admin cybermoslem.net ini, tetapi penulis adalah salah seorang pemerhati kecil di dunia jejaring sosial, yang tergerak untuk menulis berita tentang CyberMoslem.net ini, sebagai bentuk peduli terhadap produk lokal Indonesia dan umat Islam yang sangat potensial ini. Saudara Dolla Indra sudah memulai sebuah kehebatan, maka kita tinggal membesarkan bibit ini sehingga bisa menjadi raksasa jejaring sosial Indonesia dan dunia. Insya Allah.

Jazakumullah Khoiron Katsiran.

Semoga Allah menambah kenikmatan dan keberkahan bagi para donator yang sudah dan akan rela membantu membesarkan cyebrmoslem.net agar cyebrmoslem buatan anak negeri ini semakin besar dan menjadi raksasa jejaring sosial. Amien..

Para donator yang budiman diharapkan segera menghubungi pihak cybermoslem.net di www.idcybermoslem.net

Alamat Cyber Moslem

Jl. Abdul Muis no49, Pariaman Tengah, Kota Pariaman

Sumatera Barat

telp. (0751)92189 dan Mobile Phone 081363130947

www.cybermoslem.net

YM : dolla_indra

Sumber :

http://www.tempointeraktif.com/hg/it/2009/02/05/brk,20090205-158563,id.html

http://www.cybermoslem.net

http://www.tempointeraktif.com/hg/it/2009/02/05/brk,20090205-158563,id.html

http://idcybermoslem.net/?page_id=2

http://ridhofitra.info/2010/04/statistik-pengguna-facebook-per-maret-2010-indonesia-no-3-dunia.html/

SERANGAN DDoS, CYBERMOSLEM.NET MAMPU BERTAHAN

Sarana Silaturrohim, persahabatan universal dan damai

Sejak dirilis pada tanggal 1 Agusus 2010,Cybermoslem.net sudah dibanjiri dengan register-register baru yang semakin hari semakin melimpah. Dari banyaknya pengguna baru yang berbondong-bondong masuk, ternyata disinyalir oleh admin cybermoslem sendiri, ada sebuah “serangan rudal” dari “pesawat tak berawak” yang dikendalikan dari luar negeri, yang sengaja atau tidak memang hendak membuat rusuh suasana aksesing terhadap  cybermoslem.

“…akhirnya CMnet lumpuh selama hampir semalaman (jum’at, 13 Agustus 2010). Setelah seharian di serang secara bertubi dengan sistem serangan ddos yang membuat jaringan kami menjadi sangat sibuk”, demikian menurut admin cybermoslem dalam blognya.

Serangan DoS (Denial of Service) adalah jenis serangan terhadap sebuah komputer atau server di dalam suatu jaringan internet dengan cara menghabiskan sumber (resource) yang dimiliki oleh komputer tersebut sampai komputer tersebut tidak dapat menjalankan fungsinya dengan benar sehingga secara tidak langsung mencegah pengguna lain untuk memperoleh akses layanan dari komputer yang diserang tersebut. Serangan DoS ini berlangsung satu lawan satu, satu penyerang melawan satu akun pengguna yang valid dan aktif, dengan penyerangnya menggunakan peralatan komputer yang canggih, serta dukungan host yang handal, sehingga target sasaran bisa kacau aksesingnya. Serangan DDoS ( Distribution DoS) merupakan serangan DoS yang “diselenggarakan” secara “rombongan” dan konspiratif menggunakan banyak komputer handal dan kuat, menyerang server sasaran, sehingga server “dipaksa” untuk tidak dapat memberikan pelayanan akses bagi pengguna.

Kondisi awal downtime sebenarnya sudah penulis rasakan dan terdeteksi oleh penulis pada sekitar lebih kurang jam 16.00 WIB, hari Jumat tanggal 13 Agutus 2010 kemarin, dan penulis seketika itu langsung memberikan sinyal “hati’hati” ke pihak admin bahwa ada “kemungkinan” upaya penyerangan oleh hacker ke server cybermoslem. Jawaban admin sangat sederhana, “Allah yang akan menolongnya“.

Situasi server lumpuh total terjadi semalaman dari mulai lebih kurang jam 19.30 WIB. Setelah sholat tarawih, penulis menutup akun di cybermoslem beberapa jam kemudian. Sebenarnya, pada Jum’at, 13 Agustus 2010, dari pagi sampai sore, akses ke cybermoslem.net masih stabil. Tetapi mulai malam sekitar jam 19.30 WIB lebih, pada saat pengguna dan saat sebagian besar member CMnet sedang sholat Tarawih. dan akses ke cybermoslem.net mulai ada kendala dan beberapa waktu kemudian lumpuh total.

Cybermoslem masih mampu tegak bertahan, tidak terjadi kehancuran dan kematian total, sehingga pada tanggal 14 Agustus 2010 sudah bisa normal kembali. Diperkirakan serangan akan berulang-ulang, tetapi Insya Allah, serangan DDoS dan serangan bentuk lainnya teramat berat dan kecil kemungkinan membunuh cybermoslem.

Memperhatikan berita di atas, penulis teringat serangan terhadap www.millatfacebook.com (jejaring sosial di Pakistan), yang sampai sekarang akhirnya web tersebut mengalami kelumpuhan dan tidak dapat diakses. Gambar di bawah ini adalah kondisi terakhir pada Sabtu, 14 Agutus 2010.

Kondisi "Bangkai" terakhir MillatFacebook.com. Adminnya masih berusaha hidup kembali.

Kondisi "Bangkai" terakhir MillatFacebook.com. Adminnya masih berusaha agar hidup kembali.

Millatfacebook.com diciptakan oleh pemuda Pakistan, pada akhir Mei 2010 yang lalu, khusus untuk memberi alternatif bagi jejaring sosial mania di Pakistan dan penduduk dunia lainnya, setelah terjadinya “gempa bumi Facebook” yang menggemparkan dunia dengan munculnya halaman propaganda “Everybody Draw Mohammed Day”.

Terlepas dari alasan apapun pendiriannya, seharusnya netter tidak menganggap bahwa hadirnya jejaring baru sebagai ancaman sehingga melakukan serangan-serangan terhadap server ataupun apapun yang berafiliasi ke jejaring tersebut. Melihat gambar millatfcebook di atas, sepertinya admin millatfacebook asalnya menggunakan server di wilayah Amerika Serikat. Letak server inilah yang akan memberikan kemudahan lalu lintas bagi penyerang.

Perbedaan dengan millatfacebook, cybermoslem memiliki server yang berada di Indonesia. Sehingga serangan-serangan apapun bisa diketahui sejak dini, kemudian menyiapkan pertahanan dan benteng yang handal dan kuat, agar serangan semacam DDoS tidak terulang kembali. Serangan apapun terhadap jejaring, bentengpertama dalam pertahanan di garda server. Jika servernya kuat dan handal, insya Allah semuanya lancar-lancar.

Serangan susulan bisa saja dan akan terjadi, tetapi dengan server berada di Indonesia, serangan tersebut tidak akan sampai melumpuhkan cybermoslem, sehingga bernasib sama seperti millatfacebook.com.

Penulis tidak akan membuat andaian siapa yang menyerang. Tetapi yang jelas, adalah pihak yang dirugikan atau yang akan dirugikan. Siapa pihak yang dirugikan dengan adanya cybermoslem, penulis memberikan “gambaran kemungkinan” ciri-cirinya, sebagai berikut :

  1. Web jejaring sosial yang memegang mainstream di Indonesia, dengan jumlah pengguna sekarang inimencapai sekitar 500 juta di seluruh dunia. Jejaring ini merasa sudah memiliki Indonesia, sudah mendakwa menjadi penyantun melalui kerjasama dengan beberapa penyedia layanan telekomunikasi yaitu dengan penyediaan “akses gratis” bagi pelanggannya.
  2. Adanya serangan dari pihak yang tidak suka ada nama jejaring berlabel “Islam” atau “Moslem”menjadi populer, apalagi memiliki potensi mengalahkan mainstream yang sudah ada. Adanya cybermoslem, besar atau kecil akan mulai membersihkan label umat Islam yang sekarang ini seakan menjadi sarang teroris. Cybermoslem menjelaskan kepada dunia bahwa umat Islam juga sebenarnya mampu dan bisa menjadi pelopor bagipersahabatan dan dengan gaya hidup Teknologi Informasi, berbaur bersama semua orang dari berbagai negara, ras dan agama, dengan menjunjung nilai perdamaian dan kemanusiaan. Dengah kata lain, serangan terhadap cybermoslem ini, adalah serangan terhadap nilai kemanusiaan dalam diri cybermoslem, yang jelas-jelas bermaksud damai dan santun serta beradab membuka silaturrohim dan persahabatan bersama berbagai jenis umat manusia di bumi ini.

Penulis tidak menyebut bahwa penyerang adalah “musuh Islam” walaupun semua jejaring yang diserang adalah didirikan dan terutama untuk umat Islam. Mereka lebih cenderung sebagai uji coba ketahanan dan reaksi atas hadirnya cybermoslem yang menggemuruh.

Bagi kita orang Indonesia, kita wajib berbangga dengan kerja saudara kita Dola Indra Putra Agam, yng sudah sedemikian hebat membuat jejaring sosial sendiri, untuk dipersembahkan bagi bumi pertiwi Indonesia dan umat Islam dunia. Jejaring yang berkode Joomla ini bebas dipergunakan oleh siapapun.

Mempertimbangkan akan adanya serangan-serangan berikutnya, harapan penulis, melalui tulisan ini, nantinya ada tokoh nasional Indonesia, baik dari kalangan pemerintahan, maupun Non Government Organisation (NGO) bisa segera memberikan dukungan moral dan material bagi kelangsungan cybermoslem, jejaring kebanggaan Indonesia, sehingga cybermoslem bisa menjadi number one di Indonesia, mengalahkan jejaring produk import luar negeri.

sumber :

http://sn.cybermoslem.net/blogs/viewstory/163

http://id.wikipedia.org/wiki/Serangan_DoS

CMNET : SEBAGAI MEDIA SIMPAN DAN SHARING FOTO UNLIMITED

Cybermoslem.net baru beberapa hari launching sudah sedikit membuat geger Indonesia. Beberapa media nasional sudah langsung mengadakan konfirmasi dan turun ke lapangan. Mungkin sebentar lagi saudara Dola Indra Putra Agam, pemuda asal Sumatra Barat ini, pembuat situs jejaring sosial muslim pertama buatan Indonesia, akan menjadi selebritis baru di blantika TI Indonesia. Impian itu insya Allah akan menjadi kenyataan, mengingat begitu mudahnya menggunakan Media Sosial Cybermoslem ini. Servernya yang berada di Indonesia, membuat akses jejaring ini cukup cepat dan dapat diandalkan.

Selain sebagai media tatap muka dan serawung (berkumpul) di dunia maya, cybermoslem juga menyediakan fitur yang tidak kalah saing dengan media internasional, Hosting server. Cybermoslem menyediakan hosting tanpa batas bagi siapapun yang berminat menyimpan foto atau video (untuk video sebaiknya menggunakan you tube, demikian menurut adminnya).

Mengapa kita menggunakan server berlokasi di Indonesia untuk menyimpan foto-foto kita? Sebab foto merupakan hak milik kita, di mana apabila terjadi sesuatu denga foto kita, maka kita bisa langsung menemui admin secara face to face. Tidak seperti media hosing foto internasional lainnya, yang tidak jelas siapa pengelolanya, siapa pengurusnya, siapa satpam-nya, dan tidak jelas bagaimana orangnya yang berada di belakangnya, serta alamat servernya yang nun jauh di sana, cybermoslem menyediakan hosting atau space tanpa batas guna menyimpan foto kita. Space Unlimited masih jarang dimiliki oleh penyedia hosting. Bahkan Picasaweb, hosting penyimpan foto kepunyaan Google sendiri tidak unlimited, begitu juga Flickr. Walaupun memang tidak bisa integrated dan tidak bisa untuk “embedd html” dengan blog atau website lainnya. Yang bisa disediakan adalah link ke album foto tersebut. Tetapi ini sudah sebuah revolusi hosting yang cukup representatif bagi netter yang suka nyimpan foto-foto.

Penulis sendiri menggunakan cybermoslem ini juga sebagai space simpan foto-foto, seperti gambar di bawah ini :

CMNET sebagai media simpan dan sharing foto gratis

CMNET sebagai media simpan dan sharing foto gratis dengan jumlah tanpa batas

Foto sebanyak itu, penulis upload hanya 3 kali dan ternyata dapat menyimpan dengan cepat dan sempurna, tanpa hang up.

Untuk link juga langsung bisa ditambahkan ke web atau blog kita dengan mudah, dengan cara mengutip kode yang berada di Address Bar.

Sebagai tambahan..space tersebut GRATISSSSS…siapa suka yang gratis? gak apalah, itu kan model kita juga..suka yang gratis-gratis..he..he

SEBAGAI CONTOH KLIK http://sn.cybermoslem.net/photos/viewstory/126

Selamat mencoba…

CYBERMOSLEM.NET, FESBUK INDONESIA AKAN MENGGESER DOMINASI FACEBOOK.COM

Diperkirakan akan menggeser dominasi Facebook.com

Diperkirakan akan menggeser dominasi Facebook.com

Walaupun badai menyerang dan dampak negatifnya juga dirasakan oleh beberapa warga negara Indonesia, dunia facebooker ternyata tetap hidup dan takkan berjalan di tempat. Sejenak mengamati para pengguna facebook di Indonesia, tidak ada yang istimewa dari Facebook buatan asing tersebut. Tetapi, dengan menyematkan Facebook di handphone, ternyata jumlah facebooker semakin bertambah. Apalagi banyaknya fatwa ulama yang memberi label “haram” untuk facebook, ternyata justru menambah akun di Facebook itu sendiri. Kenapa bisa terjadi? Mungkin karena penasaran, dan yang jelas di Indonesia belum ada jejaring sosial sehandal Facebook, yang memiliki fitur dan aplikasi yang mendukung pertemanan.

Pertambahan jumlah facebooker secara global sesungguhnya tidak begitu fantastis. Facebook membutuhkan waktu hampir 10 tahun untuk memperoleh jumlah pengunjung sebanyak sekarang ini, yang hampir mencapai 450 juta akun.

Mengamati jumlah dan motivasi facebooker dari Indonesia, agaknya tidak ada sebuah gerakan dan syarat-syarat yang aneh-aneh, agar sebuah jejaring sosial menjadi hebat dan diminati penduduk Indonesia terutama kalangan usia remaja. Masyarakat facebooker Indonesia ternyata tidak menggunakan facebook sebagai media yang luar biasa bagi mereka. Mereka hanya menginginkan adanya media untuk menghubungkan teman-teman yang sudah jauh, terpisah mungkin sejak dari sekolah SD, dan sebagainya. Sebagian besar, bahkan link-link friendship (pertemanan) yang ada dalam mayoritas facebooker yang menjadi teman di akun penulis di Facebook, tidak ada yang aneh-aneh, misalnya berteman dengan orang yang berasal dari luar negeri yang jauh di sana, berteman untuk sebuah keperluan antar negara. Kebanyakan menggunakan facebook hanya sebagai media domestik dan cukup sederhana. Sedikit yang menggunakannya untuk berhubungan dengan teman dari luar negeri di mana yang terakhir ini tentu membutuhkan facebook secara hampir mutlak, sebab di negara asalnya mungkin belum ada jejaring sosio-internasional yang sehandal facebook.

Fiturnya cukup representatif, membanggakan!

Fiturnya cukup representatif, membanggakan!

Kemudian, untuk para penggemar di facebook yang menjadi teman di akun saya, setelah saya cross-check ternyata banyak facebooker Indonesia yang hanya berteman dan aktif berkomunikasi dengan sesama warga Indonesia. Sedikit sekali yang menggunakan Facebook untuk kebutuhan yang sifatnya lintas negara. Atau mungkin ada yang berguna untuk berhubungan dengan teman-teman TKI tau TKW di luar negeri, tetapi ini masih sedikit.

Begitu sederhananya pengguna facebook di Indonesia, terlihat dari respon pada saat adanya peristiwa Everybody Draw Mohammed, yang mengguncang umat Islam se-dunia. Di Indonesia, tidak ada gerakan revolusioner yang mengguncang jumlah akun di Facebook. Bahkan ada kemungkinan, jumlah Facebooker bertambah (?)

Melihat kondisi dan karakter facebooker Indonesia tersebut di atas, maka ada kemungkinan kehadiran Fesbuk buatan asli orang Indonesia, www.cybermoslem.net yang berada di bawah bendera Cyber Moslem Group akan menggeser dominasi www.facebook.com, dalam beberapa tahun mendatang. Di bawah ini beberapa usulan yang mungkin bisa dipertimbangkan untuk dilaksanakan oleh pihak admin cybermoslim.net dalam rangka menarik mayoritas pengguna Facebook atau jejaring sosial lain di Indonesia :

  1. Menambah aplikasi di cybermoslem.net yang hampir setara atau bahkan lebih dari facebook.com
  2. Menyematkan cybermoslem.net yang terbundle di handphone
  3. Mengadakan offline show ke beberapa daerah, di seluruh Indonesia
  4. Pengelola sebaiknya aktif dalam kegiatan pelayanan sosial seperti memberikan beasiswa, santunan sosial, melayani budaya mudik dengan mendirikan posko mudik, dan lain-lain.
  5. Mengadakan berbagai event yang sifatnya sosial di berbagai daerah di Indonesia
  6. Promosikan di media televisi informasi tentang cybermoslem sebagai media harian yang stabil, fleksibel dan humanis
  7. Jadikan cybermoslem.net sebagai media jajanan anak-anak usia SMP dan SMA yang notabene juga memiliki handphone
  8. Untuk Fiture penyimpanan foto, buatlah sehebat mungkin, sebab sebagian besar facebooker tertarik tampil dan aktif di facebook agar namanya atau gambarnya terpampang di internet dan diketahui teman-temannya di tempat yang jauh dan jarang bertemu
  9. Lebih bagus ada pelayanan browsing cybermoslem gratis untuk komsumen handphone, yang mana ini membutuhkan dana besar dan kerjasama dengan penyedia telekomunikasi, seperti Telkomsel, Indosat, Axis, XL, dan lain-lain.
  10. Mengintegrasikan cybermoslem.net dengan media sosial dan media blog yang ada seperti kompasiana, tweeter, wordpress.com, dan sebagainya.
  11. Cybermoslem.net wajib melarang segala bentuk ide dan agitasi yang merusak keharmonisan antar sesama umat beragama di Indonesia, menghargai kemajemukan dalam bingkai ke-Indonesia-an yang plural.

Di bawah ini beberapa keuntungan bagi pengguna yang memiliki akun di media sosial yang pengelolanya (Cyber Moslem Group) berada di Indonesia :

  1. Mudah melakukan konfirmasi dan re-check jika ada pihak pengguna yang dirugikan
  2. Data-data di dalamnya dijamin aman dan tidak terekam ke pihak tidak bertanggungjawab di luar negeri
  3. Bisa mengadakan show offline antara pengguna dengan pihak pengelola Cyber Moslem Group
  4. Pengguna bisa mengetahui dan bertemu langsung dengan pihak pengelola dan kreator Cyber Moslem Group tanpa perlu biaya besar dan pergi ke luar negeri
  5. Data merupakan privasi pribadi, kecil ada jaminan data-data kita aman berada di pihak pengelola di luar negeri seperti Facebook.com.
  6. Memiliki akun di pihak pengelola dengan visi dan misi yang jelas (Cyber Moslem Group) yang tidak ada agenda atau kepentingan asing yang keras, yang akan merugikan penggunanya
  7. Bisa mudah mengadakan konfirmasi dengan pihak pengelola secara langsung

Demikian beberapa usulan dan sedikit gambaran manfaat dalam rangka menjadikan cybermoslem.net sebagai produk unggulan di negeri sendiri. Yang perlu diperhatikan jangan sekali-kali menjelek-jelekkan media facebook.com, atau media sosial lainnya, sebab selain melanggar kode etik islam, juga tidak akan menambah jumlah pengunjung di cybermoslim.net. Kecuali itu, agenda agitasi dan permusuhan antar sesama media sosial, justru merusak visi dan misi media sosial itu sendiri, di mana media sosial seharusnya bersifat terbuka dan humanis untuk semua manusia dan warga negara dari berbagai agama, suku dan bangsa.

Dan dalam analisa penulis sendiri, berdasarkan model para pengguna facebook di Indonesia, Cybermoslem.net akan mampu menjadi pesaing hebat dan bahkan bisa menandingi jumlah akun di facebook Indonesia.

Selamat kepada admin dan teman-teman yang sudah bekerja di Fesbok buatan Indonesia ini, selamat bekerja dan kami dukung terus 100%. Penulis selalu mempromosikan dan menyatukan info di facebook.com dengan cybermoslem.net agar bisa menarik facebooker memiliki akun di cybermoslem.net ini dan meninggalkan facebook.com di saat masanya tiba.

Yang jelas, ini fesbuk-nya orang Indonesia, bukan hanya umat Islam.

LOKALISASI DOMAIN:AGAR PAKAR IT JUGA TIDAK GAPTEK

Lokalisasi untuk transparansi informasi

Dengan lokalisasi nama domain tersebut maka pengguna tidak tertipu dengan sebuah konten. Jika seseorang hendak membuka konten dengan kategori tertentu, maka langsung menuju situs dengan nama domain yang berkaitan saja. Sebelum membuka situs, pengguna sudah mengetahui highlight atau headline news apa yang muncul dalam konten situs tersebut.

Kesan yang terjadi saat ini, menunjukkan kegagalan ilmuwan IT berkomunikasi dengan berbagai budaya dan keanekaragaman masyarakat. Peta domain yang sudah ada hanya merujuk ke peta negara tertentu, dan beberapa peta dengan kategori yang tidak menyentuh sisi akhlak dan moral serta adat istiadat sebuah budaya terentu.. Misalnya id, tw,my, org, edu, dan lainnya. Ini menunjukkan gambaran jelas terlihat bahwa praktisi terlihat sudah sedemikian Gaptek. Berbagai perbedaan di tengah masyarakat hanya di bedakan menurut domain ORG, GO, TW, yang tidak mewakili keanekaragaman dunia informasi itu sendiri.

Banjir Internet sudah tidak dapat dibendung. Banjirnya menggenangi berbagai bidang kehidupan dan meembus batasan dan sekat social dan individu kehilangan beberapa hak-hak privasinya.  Apapun dalam kertas internet seolah menjadi boleh dan permisif. Semua yang dinamakan informasi membuka ladang yang tak bertuan. Banyak orang yang melupakan hak-hak dan batas pribadi, sehingga dunia terbentuk sedemikian liar dan lepas dari koridor hukum positif apapun. Apa yang dahulunya terlihat sebagai hal yang tabu, kini dunia internet sudah menciptakan gaya hidup baru yang tanpa kawalan siapapun dan apapun. Ujung pangkal informasi sudah tidak bisa diruntut, entah dari mana dan menuju ke mana.

Situasi ini menyusunkan peta baru perlawanan ke segala sesuatu di balik terali besi undang-undang. Adab dan adat seolah berubah menjadi konsumsi zaman dulu yang harus disimpan di tong sampah.

Kondisi memprihatinkan ini menjadi “memprihatinkan” bagi sebagian orang yang “sok” peduli dengan nilai, moral dan tata aturan masyarakat ketimuran. Sementara dari sisi yang lain, itu justru menjadi zaman kemajuan dan kehebatan teknologi informasi bagi orang yang “sok” modern.

Lantas dimanakah titik temu antara sisi yang sok moralist dan sok modernist? Perdebatan ternyata membawa alam pemikiran yang rentan dengan campur tangan berbagai kalangan, baik dari kubu yang sok moralist dan sok modernist. Pada saat yang sama, keduanya mulai menjulingkan mata lebar-lebar dan menerangkan bahwa apa yang sudah terjadi benar-benar sebuah kedigdayaan teknologi dan keniscayaan zaman. Kemampuan apapun tidak dapat meruntuhkan sebuah dobrakan kemajuan, apalagi kemajuan itu juga menawarkan dampak positif dan menguntungkan di satu sisi. Tidak ada negara yang mampu mengalahkan sebuah kemajuan teknologi, sehebat apapun negara melarang dan mengeluarkan jurus andalan, BLOCKIR.

Isu Pemblokiran menunjukkan adanya kelemahan menghadapi kemajuan teknologi itu sendiri. Kelemahan ini tidak dapat diluruskan, meskipun dengan power statement dan hand of power yang tegas dan keras. Iblis tidak bisa diblokir dan dilarang hidup di dunia ini. Semakin ketat pelarangan, semakin Iblis akan mencari celah dan lorong yang bebas dari radar dan pantauan. Maka publik sekali lagi menjadi korban dan entah sampai kapan bertambahnya korban. Munculnya video porno sebagai bukti bahwa korban teknologi sudah sedemikian menjalar. Pelaku video mesum sendiri ternyata sudah menjadi korban teknologi, sehingga tidak mampu mengendalikan peralatan untuk sesuatu yang kemashlatan orang banyak.

Sebenarnya, situs yang bisa merusak moral, bukan hanya situs pornografi dan pornovideo saja. Situs yang mengusung gaya tampilan kekerasan, perjudian dan penipuan lainnya juga menjadi api membahayakan generasi Indonesia.

Perlunya Lokalisasi Domain Situs

Dunia nyata berbeda dengan dunia virtual. Tetapi asal dan sumber dunia virtual adalah dunia nyata. Teknokrat bidang informasi seharusnya memahami bahwa peta domain dalam situs juga seharusnya disusun dan digariskan secara jelas dan mutakhir juga, menyesuaikan dengan peta realitasnya. Kesan yang terjadi saat ini, menunjukkan kegagalan ilmuwan berkomunikasi dengan berbagai budaya dan keanekaragaman masyarakat. Peta domain yang sudah ada hanya merujuk ke peta negara tertentu. Misalnya id, tw,my, dan lainnya. Sekarang ini, jelas terlihat bahwa praktisi IT (Information Technology) atau Teknologi Informasi terlihat sudah sedemikian Gaptek, Mereka hanya mampu membuat peta Domain berdasarkan Negara. Sementara itu, dalam kenyataannya, perbedaan di tengah masyarakat tidak hanya berupa perbedaan negara. Ada banyak perbedaan lain yang juga harus disikapi secara santun dan teknis.

Di sini beberapa mekanisme yang mungkin bisa dilakukan kepada para Pakar TI agar tidak terlalu Gaptek:

  1. Pakar IT seharusnya memasukkan spesifikasi konten situs secara jelas berdasarkan kategori akhlak, dengan membuat domain khusus juga. Misalnya, untuk Kekerasan, maka Domainnya terpisah dengan situs yang berisi konten Pendidikan. Situs porno memiliki domain khusus secara terpisah dengan domain pengajian. Ini untuk menjaga agar ketika seseorang  bermaksud membuka pengajian, yang muncul juga konten pengajian bukan yang muncul malahan gambar orang telanjang!. Ini terjadi bukan karena keteledoran penyaji konten di situs tersebut, tetapi praktisi TI sendiri yang tidak membuat format peta secara jelas melalui pembedaan nama domain yang khusus juga. Kelemahan Pakar IT ini seharusnya diakui sebagai sebuah kelemahan dan segera menyusun sebuah koridor domain tertentu, khususnya untuk pornografi yang masih sedemikian disorot oleh masyarakat luas. Lokalisasi ini akan membuahkan sebuah kesepakatan sosial antara kubu yang sok modernist dan sok moralist.
  2. Lokalisasi ini juga seharusnya dimulai dari lembaga internasional yang membidanginya. Tidak hanya pemerintah dalam hal ini Menkominfo. Menkominfo itu sendiri hanya bagian dari lembaga besar yang berada di balik beredarnya sebuah situs.

Dengan lokalisasi nama domain tersebut maka pengguna tidak tertipu dengan sebuah konten. Jika seseorang hendak membuka konten dengan kategori tertentu, maka langsung menuju situs dengan nama domain yang berkaitan saja. Sebelum membuka situs, pengguna sudah mengetahui highlight atau headline news apa yang muncul dalam konten situs tersebut.

PERALATAN INFORMASI DAN KOMUNIKASI MENUAI KECAMAN?

Ilustrasi dari search engine

Kalau kita memandang warnet (Warung Internet), dalam pikiran kita pasti tersirat sebuah suasana yang modern dan mencerminkan suatu kemajuan masyarakat. Keadaan ini tidak mustahil akan membuat kita terlena dan terbuai dengan status kemajuan itu sendiri. Warnet yang sudah semakin menjamur di desa-desa, di hampir seluruh Indonesia, ditambah lagi dengan mobile warnet, yaitu menggunakan handphone, menambah “ nuansa “kemajuan” seseorang.

Mungkin konotasi “kuno” di zaman sekarang ini, dikategorikan kepada kondisi seseorang yang selalu saja menggunakan handphone hanya untuk sms dan telpon saja. Mungkin sedikit dari generasi tahun 50-60 an yang mengetahui sebenarnya, bahwa di balik peralatan mungil dan ramping ini, tersimpan sebuah bakat-bakat prahara dan “lapangan” untuk bermain api.  Akan menjadi lelucon dan “miris”, di tengah riuh rendahnya pengguna handphone yang sudah beraplikasi  Real Player atau Pemain Video lainnya, masih banyak juga, sebagian masyarakat yang tetap mempertahankan “rasa kuno” pada handphonenya. Ini “ironis” dan menyedihkan.

Benarkah demikian?

Apakah orang yang menggunakan handphone hanya untuk sms-an dan telpon termasuk dalam kategori “orang kuno”?

Apakah lantas pengguna handphone untuk kepentingan lain selain dari sms-an dan telpon ini terasuk dalam kelompok “orang modern”?

Entah dari mana asal-usul stempel “modern” dan “kuno” didudukkan dengan kegiatan orang menggunakan handphone. Handphone sebagai hasil karya teknologi dan merupakan buah kedigdayaan ilmu pengetahuan  manusia memanglah sebuah simbol dari kehebatan ilmu manusia. Untuk mencapai kemajuan seperti sekarang ini, manusia membutuhkan waktu berabad-abad lamanya semenjak alat telekomunikasi ditemukan pertama kali.. Banyak korban bergelimpangan dari perjalanan pencarian sebuah karya ini. Korban yang dimaksud adalah sebagian masyarakat yang telah dirugikan sebab adanya kejadian yang menjadi efek-efek “hitam” dari dtemukannya alat telekomunikasi.

Sang penemu pastilah tidak bermaksud untuk membuat suasana masyarakat gelisah dan semrawut.  Saintist sememangnya bervisi kemashlahatan dan berazaskan manfaat untuk umat manusia. Kalaupun ada penyelewengan dan penyalahgunaan, ini disebabkan beberapa oknum pengguna yang teledor dan khilaf membelokkan peralatan untuk hal-hal yang negatif dan merugikan orang lain. Sang Penemu dan produsen peralatan ini harus dilindungi secara hukum atas karyanya, dari ancaman dan perilaku tidak seharusnya yang kadang datang dari pihak yang tidak menyetujui hadirnya peralatan hasil ciptaannya. Kecaman tidak menuju kepada penemu, guru, atau distributor peralatan ini, tetapi kepada para pengguna sendiri, yangh sering keliru. Gunting rambut ada yang bentuknya sama dengan gunding kuku, maka tidak seharusnya pencipta gunting dipersalahkan jika ada di suatu waktu orang menggunakan gunting untuk membunuh atau menyakiti orang lain.

Secara umum, pada dasarnya tidak ada kekacauan atau kerusakan di alam ini atas sebab dihasilkannya sebuah karya monumental oleh ilmuwan. Semua karya Tuhan dan karya manusia juga, mendasarkan kelahirannya pada azas manfaat. Besar atau kecil manfaat itu, tergantung dari potensi kegunaan hasil karya tersebut. Semakin besar potensi manfaat, maka semakin besar pula tingkat apresiasi atau antusias masyarakat penggunanya, apalagi di zaman ini trend kemajuan zaman ditandai salah satunya adanya kepemilikan handphone. Ini catatan sosiolog dan pemerhati moral masyarakat.

Ada beberapa pihak yang “sepihak” sudah memberi stempel dan cap tertentu terhadap karya ilmuwan ini, sebagai reaksi dari “aksi: sepihak juga yang menyalahgunakannya. Kecaman menuai kecaman baru, sementara masyarakat semakin ”gila” tanpa kendali dalam browsing dan downloading dokumentasi negatif dari internet. Ternyata, selain download file, pengguna juga ada yang terjebak melakukan download model-model selingkuh  dan penyelewengan juga, maka disimpanlah perselingkuhan dan kebejatan moral itu, kemudian dipraktikkan sebisanya, kapan saja dan di mana saja dan..dengan siapa saja semaunya!

Inilah cermin sebuah tirani kerajaan baru bernama kemajuan teknologi, di mana kalangan masyarakat yang tadinya hanya tahu dari dongeng dan cerita “turun-temurun” saja, mendapatkan pengalaman baru dengan audio visual. Model “pembelajaran” seperti ini sangat efektif dalam pembentukan karakter dan perilaku seseorang. Maka banyaklah “artis-artis” bajakan yang termuat di pemberitaan. Heboh dan terkenal. Menjadi kebanggaan, seolah-olah itulah sebenarnya kehidupan, untuk kepuasan fantasi hedonisme sesaat!

Banyak kasus juga dari kalangan generasi 50-60 an yang terlibat dengan aksi menyimpang disebabkan handphone atau Video CD ini. Janganlah ditanyakan siapa yang bersalah dalam hal ini, siapa yang menjadi korban dalam kerusakan susila ini. tapi, tanyakanlah apa kita juga sudah termasuk dalam pembuat kerusakan itu?